Desa Ploso terletak di Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. Sebagian besar wilayahnya terdapat pada daerah dataran tinggi yang dikelilingi oleh bukit bukit, dan karena wilayahnya yang berada pada dataran tinggi banyak maka banyak tanahnya yang mengandung kapur. Wilayah sebelah utara Desa Ploso berbatasan dengan Desa Jeblogan, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Mendolo Lor, sebelah Timur berbatasan dengan Desa Kebonsari, sebelah barat berbatasan dengan Desa Donorojo.

Desa Ploso terdiri dari 12 dusun, yang terdiri atas dusun Ploso, dusun Mrayun, dusun Kepuh, dusun Kalitelu, dusun Sulang, dusun Pundung, dusun Bubakan, dusun Ngelo, dusun Pacing, dusun Duwet, dusun Jatisari, dusun Ngelo, dan dusun Bandulan. Terhitung jumlah penduduk di Desa Ploso mencapai 5.836 jiwa (data tahun 2019). Piramida penduduk di desa Ploso cenderung masih berimbang antara penduduk yang berusia tua dan penduduk yang berusia muda, hal ini disebabkan banyaknya anak muda yang merantau keluar kota untuk mencari pekerjaan yang akibatnya mengurangi populasi golongan umur muda di Ploso, dan populasi golongan umur muda tidak mengalami peningkatan.

Sumber air masih sulit didapati di Desa Ploso, hanya sebagian penduduk yang tinggal di dataran rendah yang mempunyai sumur, dan masih banyak penduduknya yang mengandalkan air dari PDAM dan dari sumber lain seperti pipa dari Jawa Tengah. Kurangnya  sumber air  memang  menjadi  masalah utama bagi Desa Ploso, karena sumber air digunakan untuk irigasi sawah.

Karena kurangnya sumber air, kebanyakan sawahnya masih mengandalkan model sawah tadah hujan, dan pada musim kemarau banyak dari sawahnya yang tidak bisa panen, sawah yang bisa survive pada musim kemarau hanyalah sawah yang dekat dengan aliran sungai dan sawah sawah yang mendapat irigasi yang banyak. Jika pada musim kemarau sawah membutuhkan irigasi sepuluh hingga dua belas kali per bulan.

 

KONDISI SOSIAL DESA PLOSO

Masyarakat  desa  Ploso  sebagian  besar  bermata  pencaharian  sebagai  petani  dan  wirausaha  batu  bata  dan  genteng  (khususnya  di  dusun  Ploso,  dusun  Bubakan,  dusun  Pacing dan dusun Duwet).

Kondisi sosial kemasyarakatan mengedepankan gotong royong. Hal ini dapat terlihat dari kerja sama oleh masyarakat dengan tetangga sekitar ketika ada warga yang meninggal ataupun memiliki hajatan tertentu. Kegiatan  perkumpulan  yang  dilakukan  secara  berkala,  yaitu  arisan ibu-ibu PKK baik tingkat dusun maupun desa dan arisan karang taruna dusun setempat  yang dilakukan sekali dalam satu bulan, serta ada yasinan yang dilakukan setiap hari jumat (untuk dusun-dusun tertentu).

Perkumpulan  yang  lain  seperti  Gabungan  Kelompok  Tani  (GaPokTan) yang dianggotai bapak-bapak kepala dusun sebagai perwakilan. Permasalahan   sosial   yang   menjadi   fokus   dalam   KKN   ini   adalah  kasus  pernikahan  dini  yang  masih  kerap  terjadi,  khususnya  di dusun  kalitelu.  Sehingga  perlu  dilakukan  penanganan  secara  intensif  untuk  mengatasi  hal  tersebut.  Selain  itu,  jumlah  pekerja  serabutan yang masih terbilang cukup tinggi di desa, namun kurangnya soft skill,  menjadikan  mereka  hanya  berpotensi  bekerja  sebagai  buruh.

 

KONDISI EKONOMI DESA PLOSO

Home  industry  batu  bata  dan  genteng  di  Desa  Ploso  terkenal dengan  hasil  produknya  yang  kuat.  Industri  ini  telah  berhasil untuk  menjual  produknya  sampai  ke  luar  kota,  dan  bahkan  industri  ini  telah  kelebihan  permintaan.  Tetapi,  walaupun  permintaanya banyak  tetapi  kebanyakan  dari  pengrajin  nya  tidak  bisa  menyanggupi  dalam  waktu  yang  cepat,  beberapa  pembeli  harus  menunggu sepuluh sampai duapuluh hari dari pengerjaan, karena mesin yang digunakan tidak dapat memproduksi dalam jumlah hasil yang lebih besar.

Hampir   setiap   penduduk   per   satu   rumah   di   Ploso   mempunyai ternak ayam, sapi,dan kambing. Ternak ini kebanyakan dimanfaatkan   sebagai   tabungan   dan   pencegahan   risiko,   jika   kondisi keuangan keluarga sedang sangat membutuhkan.

Di  Desa  Ploso  terdapat  BUMDES  yang  masih  berjalan  secara  sehat  hingga  sekarang.  BUMDES  melayani  penjulan  rekening  listrik,   air,   dan mengelola mesin produksi batu bata.

 

KONDISI PENDIDIKAN DESA PLOSO

Desa Ploso merupakan salah satu desa terpencil di Kecamatan Punung. Meskipun demikian, warga setempat tetap mendukung Pendidikan sejak usia dini. Minat sekolah anak-anak desa Ploso tergolong tinggi, bahkan fasilitas sekolah dasar banyak didirikan di desa Ploso. Jenjang pendidikan terbanyak yang sedang ditempuh anak-anak sampai tahun ini adalah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Fasilitas pendidikan di Desa Ploso cukup memadai, seperti PAUD, SD, SMP atau MTs, dan MA.

Peta Desa

Statistik