Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira yang bersifat pathogen dengan penularan utama melalui urin hewan yang terinfeksi bakteri ini. Bakteri ini bertahan hidup selama berhari-hari atau berminggu-minggu pada kondisi hangat, lembap, dan sedikit alkali, terutama di air segar yang tenang atau mengalir lambat pada suhu sedang di musim panas serta di tanah yang lembap dan air di daerah tropik, TERUTAMA PADA MUSIM HUJAN.

GEJALA

Gejala muncul setelah melewati masa inkubasi sekitar 5-14 hari

  1. Demam
  2. Sakit kepala
  3. Mual dan muntah
  4. Nyeri otot terutama pada betis
  5. Ruam (kemerahan) kulit
  6. Menggigil
  7. Mata kemerahan
  8. Sakit perut
  9. Kulit menguning
  10. Batuk
  11. Sesak nafas

PENYEBARAN

Bakteri Leptospira dapat ditemukan pada anjing, hewan ternak dan hewan pengerat seperti tikus

  1. Melalui darah dan urin hewan terinfeksi
  2. Melalui genangan air yang tercemar urin hewan
  3. Melalui tanah atau lumpur yang tercemar urin hewan
  4. Melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi urin hewan

KOMPLIKASI

  1. Gagal ginjal
  2. Radang selaput
  3. Kerusakan hati
  4. Gangguan pernafasan
  5. Meningitis

KELOMPOK KERJA BERISIKO TINGGI

  1. Pekerja irigasi
  2. Petani
  3. Peternak
  4. Pekerja laboratorium
  5. Dokter hewan
  6. Pekerja pemotongan hewan
  7. Pekerja tambang

PENCEGAHAN PENULARAN LEPTOSPIROSIS

  1. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan
  2. Mencuci tangan dan kaki dengan sabun
  3. Menyimpan makanan dan minuman dengan baik
  4. Membasmi tikus di rumah dan lingkungan
  5. Membersihkan bagian rumah dan sekitar dengan desinfektan
  6. Membersihkan selokan dan genangan air di lingkungan sekitar
  7. Memakai alat pelindung diri (sepatu bot, masker dan sarung tangan) bagi kelompok kerja risiko tinggi

Penyusun,

Tim KKN PPM Punung-Pacitan UGM 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Peta Desa

Statistik